Khutbatul Iftitah, Tonggak Awal Mencetak Santri Yang Brilian


 KHUTBATUL IFTITAH - Senin tanggal 15 Juli 2019 KMI ASSALAM kembali menggelar acara penyambutan santriwan dan santriwati baru tahun ajaran 2019/2020 yang bertempat dihalaman PONPES ASSALAM Putri Bangilan Tuban. Memang sudah menjadi sunah ASSALAM yang setiap tahun ajaran menyelenggarakan acara yang kerap kali disebut dengan Khutbatul Iftitah yang dalam Bahasa Indonesia artinya Khutbah Pembukaan. Acara ini semisal dengan MOS (Masa Orientasi Siswa) tapi dikemas dengan cara yang sangat berbeda dari sekolah-sekolah formal lainnya. Acara ini bertujuan untuk mengenalkan santriwan dan santriwati baru tentang bagaimana back ground pondok yang akan dimukimi selama mununtut ilmu. Serta sekaligus mendidik mental para santri baru agar betah dan krasan selama mondok.
Khutbatul Iftitah, Tonggak Awal Mencetak Santri Yang Brilian, khutbah perkenalan, MOS

Sejak pagi tadi ada 358 santri baru yang dikerahkan menuju lapangan pondok guna mengikuti acara upacara pembukaan Khutbatul Iftitah. Tak hanya santri baru saja, namun juga semua santri lama putri maupun seluruh santri putra dari PONPES ASSALAM yang berada di Punggur juga ikut hadir untuk menyaksikan acara tersebut. Seluruh dewan Asaatiidz dan Ustaadzaat pun juga ikut baris berbanjar rapi menghadap para santriwan dan santriwati KMI ASSALAM. Tak lama kemudian, pukul 08.00 pagi setelah seluruh santri berjejer rapi membentuk beberapa shof, pemimpin barisanpun saling bersautan menyiapkan barisannya masing-masing dengan sigap dan suara yang lantang. "Siap grak !"

Selang beberapa saat masuklah pemimpin upacara yang mengambil alih seluruh pasukan. Kemudian disusul dengan inspektur upacara yaitu Abah Yunan Jauhar yang berjalan keliling inspeksi barisan yang dikawal oleh ajudan laporan sambil diiringi tabuhan drumband kemudian berjalan menaiki panggung penghormatan. Pemimpin upacara langsung memberi penghormatan kepada inspektur upacara kemudian dilanjut dengan laporan. Begitulah terus setiap sesi penghormatan selalu diiringi dengan alunan musik drumband yang menambah suasana semakin khidmat dan sakral.

Setelah itu drijen langsung mengangkat tangannya dan memberi aba-aba kepada pasukan grup kor ASSALAM yang berbaris di samping panggung untuk menyanyikan lagu Mars ASSALAM 3 bahasa, Oh Pondokku dan Abad 21. Seluruh hadirin dimohon berdiri dan bersama-sama ikut melantunkan lagu kebanggaan ASSALAM.  Semua larut dalam menghayati lagu-lagu tersebut, karena setiap larik baitnya mengandung makna yang mendalam tentang harapan dan do'a-do'a untuk kebaikan pondok dan seluruh santrinya. Dan selanjutnya, inilah acara yang dinanti-nanti sejak tadi, yaitu pembukaan Khutbatul Iftitah yang dibuka langsung oleh Abah Yunan Jauhar.



Selepas acara Khutbatul Iftitah resmi dibuka dan penyematan tanda peserta didik baru 2019/2020, Abah Yunan Jauhar selaku direktur KMI ASSALAM menyampaikan amanatnya kepada para santri dan seluruh dewan guru. Diantaranya yaitu agar supaya para santri tidak salah pengertian sebelum berkecimpung di dunia ASSALAM. Para santri baru maupun lama harus benar-benar kenal dengan ASSALAM karena tak kenal maka tak sayang. ASSALAM harus berani tampil beda kapanpun dan dimanapun, ASSALAM harus bisa mewarnai bukan yang diwarnai, harus siap dilihat bukan yang melihat sehingga menyebabkan kita selalu ingat dengan dunia lain dan lupa dengan dunia ASSALAM.

Tak terasa sinar matahari mulai memancar dan terikpun semakin menyengat. Sekitar pukul 10.00 lebih pemimpin upacara menyampaikan laporan kepada inspektur upacara bahwa acara telah selesai dan pasukan akan segera dibubarkan. Penghormatan terakhirpun diberikan kepada inspektur upacara sebelum beliau berkenan meninggalkan panggung kehormatan. Kemudian pasukan diistirahatkan dan pemimpin acara meninggalkan lapangan upacara. Setelah itu seluruh santri menggerombol menyaksikan hiburan yang sudah disiapkan oleh panitia Khutbatul Iftitah. Diantaranya yaitu tari-tarian, gymnastik, dan drumband. (Vina KN)

No comments:

Post a Comment