PAUD dan Madrasah Tahfidz Mulai Digemari, Tuban Lebih Serius Lagi


Dewasa ini pendidikan tahfidz Quran makin diminati oleh lembaga pembelajaran Islam yang terdapat di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Mereka lumayan sungguh- sungguh dalam mempersiapkan diri guna mewujudkan pengembangan pendidikan tahfidz ini atau kadang disebut dengan tahfidz preneur.
PAUD dan Madrasah Tahfidz Mulai Digemari, Tuban Lebih Serius Lagi

Paling tidak, ini terungkap dalam aktivitas riset banding rombongan pengelola ataupun pengajar beberapa lembaga pembelajaran Islam Kabupaten Tuban seperti sdit tahfidz quran, sekolah tahfidz balita, di PAUD Tahfidz Assalam Bandungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Kepala MTs Hidayatun Najah Tuban, Achmad Ali mengungungkapkan, lembaganya memanglah mau mewujudkan PAUD Tahfidz serta sesungguhnya telah jadi kemauan semenjak lama. Kebetulan rintisan buat PAUD Tahfidz Hidayatun Najah pula telah terdapat.

Tetapi, diakuinya, masih banyak perihal yang wajib dicoba guna memaksimalkan pengelolaan PAUD Tahfidz tersebut. Tercantum, belajar serta bertukar pengalaman dengan lembaga pengelolaan tata cara pendidikan tahfidz yang telah berpengalaman.

Semarang memang terdepan dalam hal ini, sebut saja tahfidz balita semarang. Kebetulan, salah satu referensinya merupakan PAUD Tahfidz Assalam, yang terdapat di Kabupaten Semarang in.“ Makanya, kami bawa tidak kurang 40 orang yang terdiri atas guru PAUD, RA dan sebagian pengurus yayasan buat belajar di Assalam ini,” katanya, Jumat( 21/ 2).

Ali pula menarangkan, sepanjang ini, lembaga pendidikannya telah berupaya mempraktikkan, namun memanglah belum maksmal." Hingga, hari ini kita coba buat memandang langsung model pengelolaan yang terdapat di PAUD tahfidz Assalam ini," katanya.

Seluruh guru PAUD serta RA Hidayatun Najah Tuban dibawa ke mari buat belajar sekalian mengamati secara langsung kegiatan yang terdapat di PAUD dan pondok tahfidz balita Tahfidz Assalam ini. Baik terpaut dengan pola pendidikan, tata cara yang digunakan, sampai gimana PAUD tahfidz percontohan tersebut dikelola.

Ia pula mengatakan, belajar serta menimba pengalaman buat mengelola PAUD tahfidz ini ditatap berarti. Mengingat, Hidayatun Najah telah berkeinginan buat mulai mempraktikkan di tahun 2020 ini.

Dalam kunjungan ini, rombongan Hidayatun Najah dipecah dalam sebagian divisi. Terdapat yang belajar dalam pengelolaan PAUD ataupun belajar serta menimba pengalaman kepada Yayasan Assalam Bandungan. Tercantum, memandang di SMPIT Assalam. Sebab, lembaganya pula mengelola MTs Hidayatun Najah yang telah 2 tahun terakhir dibesarkan di Tahfidz- nya.

“ Hingga, riset banding ini ditatap berarti buat memandang dari dekat SMPIT Assalam ini bagaikan rujukan buat memandang kelebihan serta kekurangan yang kita miliki dalam mewujudkan lembaga pembelajaran tahfidz di Tuban nanti,” jelasnya.

Perihal yang sama diungkapkan perwakilan SD IC, Bangilan, Tuban, Nur Ghozi. Dia mengatakan, tujuan utama dari riset bading ini memanglah mau belajar pengelolaan sekolah tahfidz. Sebagaimana di Surabaya ada  sd tahfidz di surabaya atau sekolah tahfidz sidoarjo.

“ Sebab kami pula mengelola sekolah yang salah satu keunggulannya merupakan tahfidz. Hingga dari itu kami mencari sekolah- sekolah yang sudah lebih maju serta mapan dalam mengelola lembaga pembelajaran tahfidz,” jelasnya.

Terutam, kata Ghozi, sekolah yang telah berpengalaman serta direkomendasikan oleh Kemenag, semacam PAUD tahfidz yang dikelola Yayasan Assalam, Bandungan ini.

Nur pula mengakui, dari kunjungan ini, nyatanya masih banyak perihal yang lain yang masih wajib dipelajari guna diterapkan di sekolahnya nanti. Misalnya, gimana dapat lulus kelas 6 itu telah hafal Alquran 6 juz.

Baginya, ini sangat istimewa serta lembaganya mesti belajar model pengelolaan lembaga pembelajaran yang semacam ini.“ Maksudnya, masih banyak perihal yang wajib dipelajari sebab lembaga pembelajaran Assaalam Bandungan keunggulannya merupakan tahfidz,” katanya.

Sedangkan itu, Abdul Ghofur, perwakilan MI Arrochim Tambakboyo, Tuban mengantarkan, sehabis memandang di Assalam, memanglah lumayan inspiratif untuk lembaga- lembaga pembelajaran yang lagi tumbuh di Tuban. Oleh sebab itu, grupnya mau meniru apayang dipraktekan di Assalam ini." Paling utama dalam pengembangan pendidikan Alquran serta spesialnya di bidang tahfidz,” kata Ghofur.

Dikatakan Pembina Yayasan Pembelajaran Assalam Bandungan Drs H Mustofa AY, lembaganya sangat terbuka dalam menerima sesame pengelola lembafga pembelajaran Islam yang hendak belajar serta bertukar pengalaman dalam pengelolaan pendidikan tahfidz.

Terlebih, PAUD Tahfidz Assalam sudah diresmikan bagaikan PAUD Percontohan oleh Direktorat PAIUD Kemdikbud pada tahun 2010.“ Demikian halnya dengan TK Alquran Assalam Bandungan pula diresmikan bagaikan TK Alquran Percontohan oleh Departemen Agama( Kemenag) RI,” tuturnya 

No comments:

Post a Comment